Hanya kosmetik saja: Minim fasilitas, itulah kesan pertama setelah menggunakan Photo Toolkit. Plugin ini harusnya memperkaya Photo Viewer dari Windows dan memperluas tool untuk Photo Retouch. Memang, Photo Toolkit dapat memperbaiki warna, brightness, kontras, dan saturation dengan baik secara otomatis. Selain itu, program dapat juga mengatasi efek-efek pengganggu, seperti red-eye. Namun untuk fungsi lainnya, pengguna harus melakukannya secara manual. Fungsi Rename pun cukup bermanfaat karena mendukung batch operation. Selain itu, tersedia juga fasilitas untuk mengedit informasi Exif dan IPTC. Namun, fungsi ini kinerjanya masih jauh bila dibandingkan dengan editor gambar gratis, seperti PhotoPlus. Memang, Photo Toolkit dapat mengkonversi gambar seperti format BMP, GIF, TIFF, PGN dan JPEG. Namun, Graphic Viewer dan Converter gratis pesaing mampu mengimpor 400 format dan mengekspor 50 format gambar sekaligus. Selain itu, fungsi-fungsi spesifik, seperti penempatan gambar secara bebas atau mengubah ukuran gambar sudah tersedia dalam freeware IrfanView. Kinerjanya pun lebih cepat dan baik. ![]() Kesimpulan CHIP: Program komersial yang menawarkan sedikit fungsi. Bahkan, kinerjanya kalah dengan program gratisan. Source : CHIP 07 2006 Author : Desmal.Andi@CHIP.co.id |
Minggu, 18 Januari 2009
plus nya pak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar